Model bisnis baru yang di ciptakan tersebut mengunakan kemampuan internet untuk mendukung komunikasi luas. Model bisnis ini mampu membantu pengusaha untuk menyediakan layanan atau produk dengan harga yang lebih rendah,meningkatkan efisiensi dan pengurangan biaya produksi.
Pembangunan sistem aplikasi untuk medukung operasi bisnis berbasis web, meliputi tiga pilihan yaitu:
- Mengunkan Web server dengan alat bantu /toolkit untuk membangun sendiri sistem yang di inginkan
- Membeli paket aplikasi web server
- Outsourcing sistem aplikasi pada penyedia jasa pengembang sistem perdagangan elektronik (E-commercee)
Bagi perusahaan yang belum siap mengoperasikan Web server, tersedia pilihan lain,yaitu dengan menyerahkan pengelolaan Web server kepada perusahaan lain (Web hosting companies). Perusahaan pengelolaan Web tersebut mengelola Web server perusahaantertentu dengan menerima pembayaran jasa. Penyerahan pengelolaan Web server kepada perusahaan lain merupakan salah satu solusi bisnis bagi perusahaan kecil yang belum mempunyai sumber daya untuk mengoperasikan Web server secara mandiri.
Perangkat lunak Web menyediakan kemampuan antar muka (interface) secara seragam,yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan berbagai proses bisnis dan sistem yang berbeda dalam suatu perusahaan. Perusahaan-perusahaan dapat menghubungkan Intranet mereka pada basis data perusahaan dengan Web, selain itu juga memampukan para pekerja untuk mengambil tindakan secara cepat pada operasi bisnis perusahaan.Misalnya, seorang pekerja di bagian penjualan dapat menentukan jadwal pengiriman produk dengan melihat skedul produksi dan penyelesaian produk pada Web perusahaan sambil bernegosiasi dengan pelanggan di telepon. Berbagai aplikasi Intranet dapat membantu organisasi mengelola proses bisnis secara elektronik.
Dalam manajemen operasi, pengelolaan informasi sangat kompleks, melibatkan persediaan dalam jumlah besar, penangkapan (capturing), integrasi aliran informasi data produksi secara real-time, merubah hubungan dengan pemasok, dan biaya-biaya yang berbeda-beda. Fungsi manufaktur, biasanya menggunakan berbagai tipe data, termasuk grafik dan teks yang tersebar dalam sistem yang terpisah. Informasi manufaktur sangat peka terhadap waktu dan sulit untuk mencari ulang file-file ketika harus diperbarui secara berkelanjutan. Membangun Intranet yang mengintegrasikan data manufaktur dalam suatu antar muka pengguna yang seragam lebih sulit dibandingkan fungsi bisnis yang lain. Terlepas dari berbagai kesulitan tersebut, perusahaan bukan tidak mungkin membangun aplikasi Intranet untuk fungsi manufaktur. Intranet mampu mengkoordinasikan aliran informasi antara mesin-mesin, pengendali-pengendali, sistem persediaan, dan komponen-komponen lain dari sistem produksi yang dapat membuat informasi manufaktur lebih dapat diakses pada bagian lain dalam organisasi, dengan presisi yang semakin meningkat serta diikuti dengan menurunnya biaya


















0 comments: